Langsung ke konten utama

Tips dan Trik Jitu agar Investor Tidak Kehabisan Saham Minimarket - Penerbit Unggulan Bizhare

Salam Kemenangan bagi segenap penduduk Indonesia. Masih di bulan kemerdekaan ini, penulis berharap segenap pemodal/investor urun dana efek/equity crowdfunding/ECF atau apalah namanya dapat merayakan kemerdekaan hasil investasi. Bagi yang belum dapat merayakan, penulis doakan tetap semangat dan tabah ingatlah pepatah lama "roda selalu berputar, tidak selamanya berada di bawah, ada kalanya patah tiba-tiba." Maksud daripada pepatah tersebut, untuk meyakinkan pembaca agar terus berinvestasi agar senantiasa dapat mempersiapkan diri jika hasil investasi gagal di tengah jalan. 

pexels free to use photo by andrea-piacquadio

Di bulan bahagia ini, penulis ingin membahas berbagai tips dan trik jitu agar investor cepat mendapatkan saham idaman khususnya di layanan urun dana (ECF) Bizhare. Penulis terinspirasi membuat tulisan ini setelah menyelami komentar-komentar di akun instagram Bizhare yang mengeluhkan tidak kebagian saham minimarket, contoh komentar terpilih sebagaimana gambar berikut.

Penelitian atas website Bizhare menunjukkan jika saham minimarket cepat habis dalam rentang waktu yang terbatas antara 0 s.d 15 hari, dengan rincian sebagai berikut.


Berdasarkan analisis dapat terlihat jika dalam waktu rata-rata kurang dari sebulan, saham minimarket di Bizhare sudah ludes diserbu investor. Bahkan beberapa saham langsung habis pada hari yang sama.

Apa Tips dan Trik Rahasia agar tidak kehabisan Saham Minimarket

Saham-saham dari penerbit Minimarket Bizhare merupakan incaran banyak pemodal atau investor, terbukti dengan cepatnya ludes tanpa sisa. Minimarket merupakan salah satu usaha ECF Penerbit terbaik yang harus dimiliki semua investor (wajib hukumnya ada di komposisi portofolio pembaca). Return yang dihasilkan juga cukup baik di masa pandemi bahkan masa PPKM yang bagi sebagian UMKM diartikan sebagai Pelan Pelan Kami Mati. Salah satu tulisan yang membahas alasan minimarket sebagai salah satu investasi terbaik dapat dibaca disini, sedangkan cara analisis secara cepat memilih minimarket terbaik dapat dibaca disitu.

Setelah penulis renungkan dengan bijak, cermati, dan resapi semalaman. Penulis mendapatkan tips ini sebagai wangsit agar dibagi kepada pembaca dan investor sekalian. Hasil wangsit sebagai berikut.

1. Segera membuka akun Bizhare dan melakukan verifikasi

Sudah jelas.

2. Perbanyak jaringan pertemanan sesama investor

Pepatah kuno mengatakan hanya teman yang senantiasa membantu dan menghujat di kala susah. Oleh karena itu alangkah baiknya jika pembaca tidak pilih-pilih dalam berteman, atau dengan kata lain berteman dengan siapa saja dari tukang ojol, tukang loak, hingga tukang beras di pasar. Pembaca tidak pernah tau jika penjual beras tersebut adalah nasabah Bizhare Prioritas yang memiliki informasi Top Ring A1 atas dibukanya minimarket.

3. Perbanyak nilai investasi agar cepat menjadi bagian Bizhare Prioritas

Bizhare memiliki program khusus layaknya nasabah prioritas di dunia perbankan, yaitu Bizhare Prioritas. Penulis sendiri saat ini lagi-lagi masih terdaftar dalam kasta terendah yakni Silver. Sebagaimana ditulis dalam situsnya dalam link berikut, Bizhare menjelaskan jika anggota silver akan mendapatkan kesempatan berinvestasi H-2 (ingat bukan Hour-2 atau dua jam sebelum tapi Hari-2 alias dua hari sebelum listing) kampanye pendanaan dibuka untuk umum. Anggota silver juga mendapatkan diskon biaya layanan 50% saat preorder, dan voucher receh lainnya, misalnya diskon biaya layanan 15% saat periode reguler.

4. Selalu cek notifkasi email, telegram, dan instagram Bizhare

Untuk mendapatkan update berita terkini, penulis selalu memastikan notifikasi dihidupkan untuk semua media sosial dan komunikasi yang dimiliki penulis yaitu email, telegram, dan instagram Bizhare. Bahkan terkadang penulis selalu nyalakan dengan volume tertinggi, sehingga apabila ada pesan atau notifikasi masuk, penulis cepat mengetahui dan menyadari dari jarak jauh.

5. Secepatnya lakukan preorder minimarket

Apabila ada berita preorder minimarket muncul. Langkah pertama adalah langsung saja lakukan preorder, bahkan apabila saat itu pembaca atau investor belum memiliki uang dingin. Pokoknya langsung preorder saja dengan pilihan pembayaran virtual account. Pembaca masih memilki jangka waktu 1x24 jam untuk melunasi pembayaran, saat itu pembaca dapat berpikir dengan jernih apakah akan berinvestasi pada minimarket tersebut atau menunggu minimarket lain yang lebih berpotensi. Studi kasus teknik analisis mengenali potensi minimarket dapat pembaca pelajari pada tulisan berikut.

Setelah jangka waktu 1x24 jam hampir tiba dan pembaca rupanya masih belum memiliki uang atau bingung meminang minimarket tersebut. Lakukan pemesanan ulang saja sehingga memiliki jangka waktu tambahan lagi 1x24 jam hingga waktu pembukaan tiba. 

Perlu pembaca ketahui, Bizhare mengenakan biaya layanan preorder sebesar 10% dari nilai investasi. Misalnya, pembaca berinvestasi sebesar Rp5 juta maka akan dikenakan biaya layanan Rp500 ribu sehingga total investasi adalah Rp5,5 juta.  Jumlah yang teramat tinggi dibandingkan berinvestasi pada saat pembukaan yang hanya memerlukan biaya layanan sebesar 5% saja atau dalam kasus diatas sebesar Rp250 ribu. Selisih Rp250 ribu adalah nilai yang sangat material bagi penulis. 

Berdasarkan pengalaman hampir 1 tahun berinvestasi, penulis telah mengamati kecenderungan investor minimarket Bizhare yang tidak rela dengan biaya layanan preorder 10% dan akan membatalkan preorder, lalu melakukan order beli ulang pada saat pembukaan agar bisa mendapat biaya layanan 5%. Dari riset dan pengamatan sederhana selama ini, paling tidak tersisa kurang lebih sekitar 20 s.d 30% saham jatah minimarket yang tidak habis selama preorder. Pembaca atau investor dapat memanfaatkan kesempatan ini, jangan disia-sia kan lagi. Apabila masih juga kehabisan dapat membaca poin 6 berikut.

6. Jika ketinggalan preorder segera lakukan pemesanan pada saat pembukaan

ECF Bizhare bukan seperti broker-broker di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang seringkali macet saat pembukaan pasar perdana saham (IPO). Kecil kemungkinan bagi pemodal BEI untuk dapat melakukan order jual/beli IPO pada pukul 09.01 atau tepat saat jam buka bursa. Namun, hal itu tidak terjadi pada Bizhare, dengan jaringan internet standar yang dimiliki penulis yakni spidol yang berganti nama menjadi indihome nyatanya tetap dapat melakukan order beli pada Bizhare dengan santuy  tepat pada jam pembukaan listing IPO minimarket. 

Apabila pada saat pembukaan itu, rupa-rupanya pembaca belum juga memiliki uang dingin, maka lupakan saja investasi ini. Nampaknya, pembaca belum berjodoh dengan minimarket. Lupakan pikiran busuk untuk menggunakan uang dapur, tabungan kesehatan, ngutang mertua, pinjam bank, pinjam pinjol, uang makan, dana operasional, dan uang-uang lainnya selain dana investasi. Itu semua adalah bentuk tindakan yang dilaknat di dunia investasi. Saran penulis, pembaca berdoa saja dan langsung ke poin 7 pembahasan di bawah.

7. Perbanyak doa dan berbagi kepada sesama agar banyak rizki

Tips terakhir adalah banyak-banyak berbuat kebajikan, sebagaimana roda yang terus berputar, kondisi ekonomi tidak selalu menguntungkan bagi investor. Oleh karenanya, dengan banyak berbagi kepada fakir miskin dan anak terlantar akan sangat banyak meringankan penderitaan rakyat dan roda ekonomi cepat berputar dan pada akhirnya akan banyak tersedia berbagai perusahaan yang listing saham di Bizare termasuk pembukaan minimarket-minimarket baru.

Doa penulis pada bulan Agustus 2021 ini terkabul, apakah ini merupakan tren baru di Bizhare? jarang-jarang ada tiga minimarket dibuka dalam satu waktu, yaitu Alfamidi KH Mas Mansyur Surabaya, Alfamart Bunut Riau, dan Alfamidi Grand Residence Bekasi. 

Simpulan dan Saran

Simpulan tulisan ini sederhana saja yaitu tidak ada hal yang mustahil dalam mendapat keinginan. Dengan gigih berusaha, setiap kegagalan dalam satu hal akan menuntun pada keberhasilan. Selalu ada tips dan trik untuk menyelesaiakan permasalahan umat manusia.

Saran kepada pembaca dan/atau investor jika selalu ketinggalan membeli saham minimarket di Bizhare dapat langsung saja membeli saham induk di Bursa Efek Indonesia melalui sekuritas-sekuritas terdaftar. Kode saham untuk alfamart yaitu AMRT dan indomaret adalah DNET. Penulis berkeyakinin dengan membeli saham tersebut juga secara tidak langsung ikut memiliki ratusan ribu minimarket yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Saran lainnya adalah jika masih gagal, pembaca dan/atau investor dapat mengumpulkan uang secara berlahan, setelah cukup terkumpul dapat langsung menghubungi Kantor Cabang Indomaret/Alfamart terdekat dan mengisi formulir pembukaan cabang baru minimarket (grand opening) atau mencari minimarket take over atau pindah kepemilikan.

Demikan tulisan ini bertujuan sebagai acuan bagi investor serta memberikan kritik dan saran bagi berbagai pihak. Penulis akan mencoba secara rutin mengupdate tulisan ini jika terdapat perubahan dan perkembangan informasi dan data terkait Bizhare. 

Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis bukan merupakan pendapat organisasi/institusi. Perlu pembaca ketahui Disclaimer dalam tulisan ini adalah penulis tidak bertanggung jawab atas pilihan penyelenggara urun dana dan saham pilihan pembaca. Semua keuntungan dan kerugian daripada transaksi yang dilakukan adalah tanggung jawab jari-jari pembaca sekalian. Penulis hanya ingin memberikan pengalaman dari sudut pandang penulis saja, agar dapat direnungkan dan dimaknai dengan bijak. Terima kasih.

Komentar

Artikel Populer Lainnya

Reviu Investasi Saham di Amerika dengan Gotrade - Portofolio Harjoko per September 2021

Pengalaman Review Investasi TokoCrypto - Portofolio Harjoko per September 2021

Apakah Tokocrypto Illegal di Indonesia? Apa Kelebihan dan Kelemahan Tokocrypto?

Reviu Investasi Bizhare - Studi Kasus Alfamidi Boulevard & Portofolio Harjoko per September 2021

Pengalaman Investasi LandX - Bedah Porto Andika Sutoro Putra & Portofolio Harjoko per September 2021

Reviu Investasi Saham Luar Negeri dengan Etoro - Portofolio Harjoko per September 2021

Apakah Gotrade Penipu? Layak dinyatakan illegal? dan bagian dari investasi bodong?

Cuan Maksimal dengan Investasi di Bizhare - Pengalaman Investor Receh & Studi Kasus Alfamidi KH Mas Mansyur Surabaya