Langsung ke konten utama

Pengalaman Investasi di Santara - Unggulan Si Bossman "Sontoloyo" Mardigu Wowiek & Portofolio Harjoko per Agustus 2021

Halo investor yang ngakunya susah dan belum susah di mana pun anda berada. Salam Sukses. Penulis sudah lama tidak mengecek akun santara kebanggaan investor Indonesia, tidak dinyana-nyana ternyata hasil investasi yang penulis peroleh cukup menggembirakan 

pexels free to use photos by andrea-piacquadio
Data perolehan nilai dividen dan return Investasi secara umum per 17 Agustus 2021 sebagai berikut.


Dari gambar terlihat jika modal awal penulis sebesar Rp5.416.000,00 dapat menghasilkan keuntungan sebesar 2,52% atau senilai Rp136.492,00. Sebagai informasi, santara dalam prospektus yang diterbitkan oleh penerbit menyatakan pembagian dividen akan dilakukan setiap 6 bulan atau per semester. Oleh karenanya, apabila ada pembaca yang ingin menghitung proyeksi return atau keuntungan setahun tinggal mengkali dua saja nilai return per semester di atas dan jangan lupa berdoa agar penerbit tetap dapat beroperasi serta terus menghasilkan laba. 

Data lebih rinci atas perolehan nilai dividen per periode untuk setiap jenis investasi yang penulis lakukan dilihat pada gambar berikut.

Berdasarkan gambar tersebut, dapat dilihat jika pembagian dividen selalu terlambat berkisar antara 1 s.d 3 bulan dari perkiraan timeline di prospektus. Keterlambatan tersebut hendaknya dikomunikasikan dengan baik oleh Santara kepada para pemodalnya sehingga tidak timbul fitnah atau syak wasangka. Namun, penulis tidak terlalu ambil pusing dengan keterlambatan itu. 

Melihat hasil dividen itu, sudah membuat senyum sumringah terpancar dari lubuk hati penulis yang paling dalam. Penulis tidak henti-hentinya berdecak kagum dengan kejeniusan dan kepolosan yang dilakukan dalam mengelola dana investasi. Nilai total dividen sebesar Rp136.492,00 sudah cukup untuk membeli kemewahan yang penulis idam-idamkan yaitu dua gelas venti 592 ml Caramel Macchiato produk kebanggaan warung kopi kapitalis Starbucks Indonesia. Penulis sudah membayangkan datang di hari kemenangan dengan pakaian bermartabat, lalu menyeruput semerbak harumnya secangkir kopi hangat Caramel Macchiato di kursi kayu dalam suasana Starbucks yang remang disertai alunan musik pop terkini dibuai AC yang dingin tentunya sembari bercengkerama, bersendau gurau, memadu kasih dan tertawa lepas membahas permasalahan Taliban yang kembali menguasai Afganistan dengan wanita terkasih. 

Namun, berkebalikan dengan kegembiraan suasana hati yang dirasakan penulis, hasil penelusuran terhadap komentar-komentar di instagram santara.co.id per 17 Agustus 2021 menunjukkan banyaknya sumpah serapah yang ditujukan kepada penerbit, penyelenggara (santara) dan si "sontoloyo" Mardigu Wowiek P. Banyak investor yang merasa kecewa dengan berbagai pihak tersebut dan meluapkan amarah, kekesalan dengan komentar yang beragam. Walapun ada juga investor yang tetap berusaha memberikan kritik dan solusi kepada santara, namun tidak sebanyak ujaran-ujaran kebencian yang ada. Contoh komentar yang penulis kumpulkan dapat dilihat pada gambar berikut.

dan juga gambar berikut.


Beberapa komentar menarik dan membuat dahi penulis berkerut, misalnya sebagai berikut.

akun instagram @davidparulian yang menulis "Woi @santaracoid itu tolong live lah buat klarifikasi/ buat tanya jawab secara langsung mengenai keluhan para investor ,untuk @mardiguwp ,om jangan cuma bisa koar koar urusan politik doang ,ini platform yang lu promosikan lagi ada masalah seharusny dapur Lo di santara di urusin dulu... "

akun instagram ariwibowoyustian yang menulis "@mardiguwp mana ni dividen? Kritik pemerintah jago! Kaya orang cerdas! Ngurus santara aja ga becus! Di tnyain tuh ama investor! Tunjukkan anda becus jadi orang!"

akun instagram @cuan.terus88 menulis "Gak ada perubahan nih santara.. Mardigu memang penjual ludah king of lipstik service, katanya reka mau bagi deviden udah seminggu sejak ngumumin masih gak ada kejelasannya, apalagi saham yg lain macam indobat, warung layar sentuh yg udah setahun juga gak ada kabar deviden nya apalagi beam me up udah 1,5 tahun gak bagi deviden sama sekali."

akun instagram rakhmatghazali menulis "Percaya mardigu sm percaya setan..gembar gembor sanatara inilah itulah..gak ada kejelasa..ND FRES LKnya bts 4 bulan kelanjutannya gmn?? Woi mardigu..udh 8 bulan beluma da dividen."

Tanggapan Penulis atas Keriuhan Komentar-komentar di Instagram Santara.co.id sebagai berikut.

a. Apa hubungan Bossman Sontoloyo Mardigu Wowiek dengan Santara?

Sampai saat tulisan ini dibuat, akhirnya penulis sudah menemukan keterkaitan antara Santara dengan Bossman Mardigu Wowiek dari segi manajemen atau operasional. Bossman rupa-rupanya adalah komisaris Santara sebagaimana gambar berikut.

Namun, masih ada juga pihak yang tidak percaya dengan penjelasan tersebut, misalnya akun youtube brodary dalam video dengan link berikut. Menurut penulis, sepertinya Bossman Mardigu Wowiek lebih terlihat seperti figur influencer atau tokoh utama menjadi selling point dalam kerennya seperti tukang pom pom mewakili Santara (layaknya Paman Elon yang merupakan agen pom pom kripto di akhir 2020/awal 2021). Seharusnya tugas ini diemban oleh Marketing Santara/semacan Bagian Pemasaran/Humas dan Komunikasi termasuk Direksi yang membawahinya. Tampilnya Bossman secara massive dan terstruktur mengakibatkan efek buruk yang terjadi, sebagaimana bisa dilihat di atas yaitu hujatan dan makian terhadap Bossman yang dapat memperburuk citra beliau.

Oleh karenanya, tidaklah tepat apabila para investor hanya men-tag akun @mardiguwp, seharusnya investor juga men-tag seluruh dewan direksi santara (misalnya CEO, COO, CBO, dsb), seluruh Ketua dan Anggota Dewan Komisioner OJK (karena sifat pimpinan yang kolektif dan kolegial), dan Ketua Satgas Waspada Investasi. Diharapkan dengan semua pihak peduli dan mengalihkan pandangan pada santara, maka komentar yang susah payak ditulis menjadi berfaedah, cepat dibalas dan mendapat tanggapan dari pihak berwajib.

Terlepas dari kesuksesan santara menggunakan nama besar Bossman untuk menggalang dana untuk UMKM. Tentunya sangat banyak orang yang mendukung Bossman dengan berbagai komentar yang tersebar di youtube dan berbagai media sosial lainnya. Namun, penulis menemukan beberapa tulisan menarik di forum id.quora (semacam forum tanya jawab) yang kontra terhadap pola pikir mardigu, misalnya pada akun trystanto, tegar hamzah, brian stevi, rob soerja, Nurkholisoh Ibnu Aman, dsb. Perlu tegaskan disini penulis tidak benci terhadap mardigu dan/atau pola pikirnya. Penulis hanya merangkum "apa kata" investor dan "pendapat" berbagai orang agar mendapatkan berbagai sudut pemikiran.

b. Permasalahan apa saja yang terjadi di Santara saat ini?

Menurut penulis beberapa permasalahan signifikan yang terjadi di Santara terdiri dari lima hal sebagai berikut.

Minimnya transparansi dibuktikan dengan penerbit yang terlambat dan/atau tidak menyampaikan Laporan Keuangan (LK), Laporan Tahunan, dan Laporan Lainnya. Aspek transparansi adalah hal penting dan tidak bisa ditawar lagi sebagai bentuk kepercayaan. Santara sudah menjelaskan hal itu di sini. Namun, hal berbeda disampaikan investor, misalnya oleh akun instagram @tony_bonfie yang menulis "sebenarnya bagus visi santara ingin memajukan umkm, dan saya pun tertarik..namun saya kecewa karena keterlambatan beberapa emiten memberikan LK bulanan. Emiten yang rugi pun tidak masalah selama dia rajin memberikan LK, seperti Bean Me Up..". Keterlambatan penyampaian laporan akan mengakibatkan banyak permasalahan layaknya bola salju yang terus menggulung, yaitu laporan telat = proses verifikasi lebih lama = dividen menjadi telat = investor kecewa dan marah = investor tidak tertarik dengan santara = santara tutup. Jika santara tutup maka penulis sudah mencoba berandai-andai dalam tulisan berikut. Penulis sendiri sudah merasakan keterlambatan pencairan dividen yang tidak sesuai timeline dalam prospektus. 

Laporan Keuangan yang disampaikan penerbit memiliki banyak keanehan dan cacat logika, misalnya disampaikan oleh akun instagram @indahsj yang menulis "Surya kencana farm masa hpp >80% biaya pegawai pajak dll 17%, keuntungan 3% (total omset ratusan juta perbulan , keutungan gak lebih 3jt doang 😪 jualan pecel lele aja lebih gede untung nya perbulan, hpp tinggi sekali, saya dm santara tidak pernah direspon." Akun instagram @iqbalhabibi90 juga menulis hal senada sebagai berikut "Mindset penerbit jg diberesin dong, dipikir easy money apa begitu full funding laporan ngadi², hpp melonjak, muncul biaya² aneh, sales makin tinggi kerugian makin tinggi jg."

Adanya ketidakjelasan informasi serta perhitungan dividen, misalnya oleh akun instagram @ricky_silitongaa yang menulis "Masalah pembagian dividennya ga jelas juga ini , kita bingung juga ini jadinyaa...kacau juga ini si wowo, tolong laporan keuangan dan pembagian dividen nya yg jelas sistemnya." Akun lain seperti @eva_amaliyah juga menulis "investor: kapan deviden dibagi?, Admin santara :🤗 sabar ya ibu, Investor: sudah dua tahun tidak ada sama sekali pembgian deviden mbak, Admin santara : 🍂🍂🍂 hilang tanpa jejak"

Investor masih mempertanyakan mekanisme pasar sekunder, misalnya akun instagram @michaeladityaaaa yang menulis sebagai berikut "KAPAN PASAR SEKUNDER DIBUKA ? DAN APAKAH SEMUA SAHAM BISA DIJUAL DI PASAR SEKUNDER ? SAYA MAU TARIK SEMUA UANG SAYA DARI SANTARA @santaracoid.

Investor belum mengukur risiko investasi sehingga menyesal dengan kecilnya dividen yang diperoleh dari penerbit, contohnya sebagaimana ditulis akun instagram @joksa.id yang menulis "1,5 tahun invest di santara 9,5 juta dibagi 3 umkm dapat dividen sekali saja total cuman 63 ribu, laporan keuangan ndak jelas, bisnis ndak jelas, dana tidak liquid, setelah sekondari market modal malah berkurang ke 8 jutaan, tidak untung malah rugi... ikut karna profil bossman saja 😂, anggap buat belajar..yg belum bergabung dipikir2 dlu." Akun instagram lain yaitu @acandratanuwijaya juga menulis hal senada tentang rendahnya nilai dividen sebagai berikut "Nungguin smpe 7 bulan dapet deviden cuma 17rb... Mendingan maen crypto.. nyesel gw ikut santara.. malahan duit gw nyangkut lagi nunggu setahun bisa jual sahamnya... Auto minum promag sama teh manis selama setahun."

Hal menarik dan komprehensif dirangkum oleh akun instagram @qantaya yang memberikan daftar lengkap permasalahan penerbit di Santara s.d bulan Juli 2021 sebagai berikut.

c. Apakah penulis merasa rugi dan menyesal investasi di Santara?

Sampai saat tulisan ini dibuat, penulis tidak merasa rugi karena kenyataannya memang untung walaupun nilai dividen yang diterima rendah sekali. Untuk penyesalan, harus diakui jika penulis menyesal telah berinvestasi di Santara dengan nominal yang cukup banyak yaitu hampir Rp5 jutaan atau setara satu kali gaji penulis sebagai abdi negara pemerintahan tingkat rendahan. 

Seharusnya penulis menggali informasi terlebih dahulu dari media sosial dan tidak terburu nafsu berinvestasi di Santara sebelum mendapat pemahaman komprehensif. Menurut penulis, besaran yang tepat untuk berinvestasi di santara adalah 2,5% dari nilai gaji bulanan kotor saja dan/atau 10% saja dari total portofolio penulis.

Simpulan dan Saran

Kondisi saat ini, pada tanggal 17 Agustus 2021 di hari Ulang Tahun Rakyat Indonesia nyatanya Santara masih mengalami banyak permasalahan internal dan eksternal. Hal itu dapat penulis ketahui dari banyaknya komentar negatif terhadap santara dan pengalaman yang dialami sendiri oleh penulis selama berinvestasi dengan santara. Oleh karenanya, dapat disimpulkan jika santara bukanlah ECF atau penyelenggara urun dana terbaik di Indonesia sampai dengan saat ini. Apabila pembaca ingin mengetahui ECF terbaik menurut pendapat penulis dapat membaca pada link ini dan link itu.

Saran penulis kepada investor agar berhenti menghujat atau menghubungi Bossman Mardigu Wowiek seorang karena nirfaedah dan tidak efektif. Investor juga perlu berhati-hati dan memiliki saham pada penerbit yang benar-benar kredibel, handal, dan dapat dipercaya. Investor perlu menyadari hubungan antara risiko dan return dan tidak perlu berkecil hati jika hasil return atau imbal balik kecil karena kesulitan ekonomi di masa pandemi. 

Saran penulis kepada santara agar dalam tempo secepatnya memperbaiki dan menyelesaikan berbagai permasalahan internal dan eksternal yang sudah dibahas oleh penulis berdasarkan komentar investor.

Terakhir, saran penulis untuk OJK agar melakukan tindakan pengawasan kepada santara dan mempublikasikan hasil laporannya secara transparan. OJK juga perlu membuat kebijakan pengawasan yang lebih memadai sebelum suatu perusahaan/penerbit boleh listing di penyelenggara ECF, misalnya kelengkapan laporan keuangan dan hasil audit dari KAP.

Demikan tulisan ini bertujuan sebagai acuan bagi investor serta memberikan kritik dan saran bagi berbagai pihak. Penulis akan mencoba secara rutin mengupdate tulisan ini jika terdapat perubahan dan perkembangan informasi dan data terkait Santara. Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis bukan merupakan pendapat organisasi/institusi. 

Perlu pembaca ketahui Disclaimer dalam tulisan ini adalah penulis tidak bertanggung jawab atas pilihan penyelenggara urun dana dan saham pilihan pembaca. Semua keuntungan dan kerugian daripada transaksi yang dilakukan adalah tanggung jawab jari-jari pembaca sekalian. Penulis hanya ingin memberikan pengalaman dari sudut pandang penulis saja, agar dapat direnungkan dan dimaknai dengan bijak. Terima kasih.


Komentar

LokerDay mengatakan…
Sebenarnya ide atau pola bisnisnya santara udah bagus, cuma memang masih butuh penyempurnaan. Sisi lain mungkin masukan lebih selektif lagi dalam memasukan emiten.
Belajar Investasi Saham ataupun Investasi Lainnya tentu sangat penting, biar kelak ketika sudah tua ataupun saat masih bekerja. Aset kita juga ikut bekerja.

Artikel Populer Lainnya

Reviu Investasi Saham di Amerika dengan Gotrade - Portofolio Harjoko per September 2021

Pengalaman Review Investasi TokoCrypto - Portofolio Harjoko per September 2021

Apakah Tokocrypto Illegal di Indonesia? Apa Kelebihan dan Kelemahan Tokocrypto?

Reviu Investasi Bizhare - Studi Kasus Alfamidi Boulevard & Portofolio Harjoko per September 2021

Pengalaman Investasi LandX - Bedah Porto Andika Sutoro Putra & Portofolio Harjoko per September 2021

Reviu Investasi Saham Luar Negeri dengan Etoro - Portofolio Harjoko per September 2021

Apakah Gotrade Penipu? Layak dinyatakan illegal? dan bagian dari investasi bodong?

Cuan Maksimal dengan Investasi di Bizhare - Pengalaman Investor Receh & Studi Kasus Alfamidi KH Mas Mansyur Surabaya