Langsung ke konten utama

Apakah Hasil Investasi Bizhare Mengecewakan? Berapa nilai Dividen yang Diterima Investor? - Portofolio Harjoko per Agustus 2021

Halo Penduduk Indonesia yang Budiman. Sebagaimana tulisan sebelumnya yang telah membahas dengan gamblang Investasi Urun Dana (ECF) di Bizhare di link berikut. Tulisan ini melengkapi tulisan sebelumnya yang ditulis oleh adriansiaril dalam situsnya di link berikut. Dalam tulisan tersebut, adriansiaril telah mengulas dengan menakjubkan tentang Bizhare dan menjelaskan portofolio dan return yang diperoleh atas bisnis yang dimiliki. Kekurangan tulisan adriansiaril adalah nilai investasinya jauh kecil dibandingkan penulis dan tidak terdapat investasi pada minimarket sebagai ujung tombak atau produk terbaik Bizhare. Oleh karenanya, tulisan ini memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang komposisi portofolio dan return berupa dividen atau bagi hasil yang diterima selama berinvestasi di Bizhare. 

Secara umum, portofolio penulis menunjukkan hasil positif sebesar +2,11% s.d Bulan Agustus 2021. Walaupun nilainya sangat minim dan tidaklah cukup untuk memuaskan hasrat berfoya-foya penulis, namun tetap saja penulis sesali syukuri. Bahkan dengan pengalaman penulis yang segambreng, penulis yakin jika nilainya masih di bawah bunga tabungan atau deposito sekelas Bank BPD gurem di pinggiran NKRI. Sekilas gambaran grafik keuntungan dari dividen yang diterima penulis sebagai berikut.

Nilai lebih rinci dapat dibaca pada pembahasan berikut

a. Rincian Dividen dan Return Investasi Per Bulan di Bizhare

Data dividen per bulan dari setiap bisnis investasi yang dimiliki penulis sebagai berikut.


Perhitungan persentase return investasi diperolah dari nilai dividen dibagi modal yang dikeluarkan penulis. Berdasarkan data per 16 Agustus 2021, dapat dilihat jika return investasi terbesar diperoleh dari Bisnis Sour Sally Green Sedayu Mall sebesar +7,58%, dan kerugian karena opportunity loss atau hilangnya kesempatan akibat bisnis yang masih merugi karena pandemi diperoleh dari tiga usaha restoran yakni Thai Street Pakuwon, Djakarta Cafe, dan Kopitiam Oey Purwokerto. Untuk bisnis minimarket berupa Alfamart Suralaga Mataram memberi return yang sedang saja sebesar +5,31%.

Sebenarnya untung dan rugi di sini masih berupa catatan saja atau dalam bahasa kerennya adalah floating loss atau floating profit karena penulis belum memperoleh aliran dana secara nyata yang nilainya material dari penerbit bisnis dan penyelenggara (Bizhare). Berdasarkan catatan penulis, dividen yang disalurkan semenjak pembukaan akun hingga hari ini tanggal artikel ini diterbitkan yatu 16 Agustus 2021 baru diperoleh dari dua penerbit saja yaitu Djakarta Cafe pada tanggal 20 Januari 2021 sebesar Rp3.299,96 (maaf nilai ini lupa belum dimasukkan dalam gambar di atas) dan Ternak Kambing Indonesia tanggal 19 Juni 2021 sebesar Rp2.136.24 atau total keuntungan yang diterima penulis sebesar Rp5.436,20

Sebagaimana pembaca ketahui, nilai dividen riil sebesar Rp5.436,20 hanya cukup untuk membeli Aqua Click n Go Kids Dingin ukuran 450 ml seharga Rp5.200,00 di minimarket terdekat, tetapi penulis tetap mengucapkan rasa syukur dan alhamdulillah karena masih ada kembalian untuk diinvestasikan lagi sebesar Rp236,20.

Khusus untuk kerugian selama beberapa bulan pada usaha restoran, yaitu Thai Street Pakuwon, Djakarta Cafe, dan Kopitiam Oey Purwokerto, menurut pendapat penulis belum dapat dicatat sebagai kerugian yang nyata. Hal itu dikarenakan belum ada informasi pasti berapa nilai dan persentase kerugian yang benar-benar ditanggung oleh Investor atau mengurangi ekuitas/modal penulis. Kerugian yang nyata diterima penulis saat ini hanyalah opportunity loss yaitu rugi karena hilangnya kesempatan tidak dapat memutar uang pada jenis usaha lain yang lebih pasti dan menguntungkan, misanya tabungan atau deposito.

b. Petuah-petuah Bijak agar Tetap Tenang Berinvestasi Walau Rugi

Penulis bukanlah orang kemaren sore di dunia investasi, penulis sudah kenyang makan rugi dan asam garam dunia saham. Penulis sudah paham dan mengerti akan investasi dan tingkat risiko bisnis. Oleh karenanya, penulis terkenal di dukuh tempat tinggal sekitar sebagai orang jumawa, songong, pongah, serakah di bidang investasi dan sering menyombongkan return yang minus besar. Sangat jarang penulis mendapat rejeki nomplok untung besar, return ratusan bagger atau bahkan multi bagger. Oleh karenanya, sampai saat ini penulis masih rutin mengasah pedang dan rajin menabung agar dapat senantiasa berinvestasi pada cyrpto berbagai instrumen investasi yang tersedia. Menurut pandangan pribadi penulis, Bizhare adalah salah satu Equity Crowdfunding (ECF) terbaik saat ini.

Pakem dan hukum investasi yang seharusnya sudah dipahami setiap investor adalah High Risk - High Gain artinya semakin tinggi risiko, maka semakin tinggi pula imbal hasil atau keuntungan yang seharusnya diperoleh. Kata seharusnya di bold karena dalam kehidupan nyata yang dialami penulis, kenyataan seringkali berkebalikan dengan teori, return yang seharusnya tinggi namun tetap saja rendah bahkan rugi.

Berdasarkan pemikiran ruwet tersebut, penulis memang sudah yakin dan menakar-nakar tingkat risiko dan return hanya dalam benak pikiran saja. Tindakan penulis dengan berinvestasi pada bisnis restoran di masa pandemi tentunya adalah hal yang nekat, sembrono, dan memiliki risiko tinggi. Artinya peluang untuk bangkrut atau gagal atas usaha restoran saat covid sangatlah tinggi. Oleh karenanya, agar hati dan pikiran tetap tenang, penulis memilih berinvestasi pada bisnis franchise restoran yang ditengarai memiliki manajemen berkualitas, kompeten, dan handal sebagaimana telah disinggung dalam tips sebelumnya agar cuan maksimal investasi di Bizhare di sini. Penulis percaya dengan kemampuan para Manajer-manajer hebat franchise Thai Street Pakuwon, Djakarta Cafe, dan Kopitiam Oey Purwokerto pasti sanggup melewati badai Covid.

Simpulan dan Saran
Hal ini membuktikan jika Bizhare bukan investasi bodong. Bizhare benar-benar menyalurkan dana pemodal (investor) kepada penyelenggara untuk melakukan aktivitas ekonomi. Bizhare juga benar-benar mentransfer hasil usaha berupa dividen ke dalam kantong penulis.

Saran kepada pembaca dan investor sekalian harus memahami risiko yang dimiliki dengan membaca buku-buku stensilan berkualitas. Pilihlah bisnis yang sesuai dengan profil risiko termasuk risk appetite-nya. Rekomendasi penulis agar pembaca mempelajari saja buku Financial Statement Analysis Edisi 11 oleh K.R Subramanyam agar dapat menghitung nilai intrinsik atau valuasi nyata saham perusahaan, dengan link pembelian sebagai berikut.

Terakhir, pesan dari penulis agar jangan lupa mempergunakan kode DHN72YJG untuk mendapatkan cashback 50% biaya layanan saat investasi pertama karena biaya layanan Bizhare memang penulis rasakan tidak ramah di kantong.

Demikan tulisan ini bertujuan sebagai acuan bagi investor serta memberikan kritik dan saran bagi berbagai pihak. Penulis akan mencoba secara rutin mengupdate tulisan ini jika terdapat perubahan dan perkembangan informasi dan data terkait Bizhare. 

Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis bukan merupakan pendapat organisasi/institusi. Perlu pembaca ketahui Disclaimer dalam tulisan ini adalah penulis tidak bertanggung jawab atas pilihan penyelenggara urun dana dan saham pilihan pembaca. Semua keuntungan dan kerugian daripada transaksi yang dilakukan adalah tanggung jawab jari-jari pembaca sekalian. Penulis hanya ingin memberikan pengalaman dari sudut pandang penulis saja, agar dapat direnungkan dan dimaknai dengan bijak. Terima kasih.




Komentar

Anonim mengatakan…
Adakah kemungkinan perusahaan untung kemudian melaporkan pada investor rugi?
Bag

Artikel Populer Lainnya

Reviu Investasi Saham di Amerika dengan Gotrade - Portofolio Harjoko per September 2021

Pengalaman Review Investasi TokoCrypto - Portofolio Harjoko per September 2021

Apakah Tokocrypto Illegal di Indonesia? Apa Kelebihan dan Kelemahan Tokocrypto?

Reviu Investasi Bizhare - Studi Kasus Alfamidi Boulevard & Portofolio Harjoko per September 2021

Pengalaman Investasi LandX - Bedah Porto Andika Sutoro Putra & Portofolio Harjoko per September 2021

Reviu Investasi Saham Luar Negeri dengan Etoro - Portofolio Harjoko per September 2021

Apakah Gotrade Penipu? Layak dinyatakan illegal? dan bagian dari investasi bodong?

Cuan Maksimal dengan Investasi di Bizhare - Pengalaman Investor Receh & Studi Kasus Alfamidi KH Mas Mansyur Surabaya