Langsung ke konten utama

Perbandingan Tiga Broker Investasi Saham Luar Negeri Terbaik versi Harjoko

Salam Semangat teruntuk para tetua, tuan guru investor dan trader yang ngakunya nyangkut, tidak nyangkut, dan belum nyangkut. Rupa-rupanya di masa pendemi ini, tidak kapok juga hawa nafsu penulis yang tetap ingin merasakan sentuhan gelitik bermewah-mewahan. Namun, keuangan tidak jua mendukung, oleh karenaya munculah tindakan yang dilandasi keserakahan untuk menambah pundi pundi penghasilan dengan instant secepat membuat Indomie Goreng. Motivasi lainnya karena dibuai cerita sukses para investor kawakan hebat era 2.0 baik dalam negeri maupun manca negara dengan berbagai aliran trading dan investing nan HEBAT layaknya youtuber-youtuber finansial semacam investor receh, doddybicarainvestasi, ryanfilbert, pak jsxproid, Master Gema dari Astronacci, Bang Ben komunitas Para Pencari Cuan, Tim CTS bicara bandar, Road Captain Hermanto Sardan, dsb yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu (Mohon maaf, Investor Level Dewa semacam Lo Kheng Hong, Warrent Buffet, Peter Lynch, dsb tidak penulis masukkan karena penulis tidak mereka tidak dekat dengan mereka dalam keseharian).

Untuk ikut icip icip merasakan aura kesuksesan dan siapa tau mendapat keberuntungan durian runtuh, penulis dengan sok dan jumawa berkesempatan membuka akun saham luar negeri. Bahkan penulis dengan bangganya menghamburkan waktu dan uang dengan membuka akun saham pada tiga broker.  Jangan salah, keinginan penulis membuka akun saham luar negeri bukan berarti penulis tidak cinta Indonesia (tetap saja NKRI Harga Mati, untuk saham dalam negeri akan penulis ceritakan di lain kesempatan), ini semua hanya dilandasi motif serakah ingin kaya mendadak (hal serupa pula yang mendasari penulis tercemplung pula di kubangan kripto). Siapa tau dapat menginspirasi para investor dan trader sekalian untuk berpartisipasi meningkatkan ekonomi umat (umat kapitalis maksudnya, ha ha ha ha) dan ikut serta menggerakkan roda perekonomian duniawi yang koyak terkena kopid. Walhasil tiga broker saham  idaman yang menjadi incaran penulis yaitu Etoro, Gotrade, dan Passfolio. 

Diskusi dan Pembahasan

Tulisan ini hendak menceritakan dua hal. Pertama adalah kejelekan dan keunggulan masing-masing broker. Cerita kedua dimana hal ini tentunya hal yang ditunggu-tunggu pembaca sekalian yaitu berbagai bentuk kesesatan yang telah penulis lakukan termasuk didalamnya sedikit cuplikan portofolio akun saham yang penulis miliki. Cerita selengkapnya sebagai berikut.

1. Etoro

Etoro adalah broker CFD saham dan kripto yang lengkap. Broker ini cukup terkenal di negara-negara kafir seperti Amerika Serikat dan Australia. Pada intinya, perbandingan kebaikan dan keburukan etoro dapat dilihat secara gamblang dengan penjelasan sebagai berikut.

Untuk kebaikan etoro yaitu.
  • user interface terbaik layaknya didesain oleh lulusan Summa Cum Laude Desainer Grafis ITB, paling mudah dipahami bahkan selevel anak TK yang sekolah di TK daerah Puruk Cahu ibukota Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah *), penulis yakini langsung menyukai dan faham dengan menu-menunya. 
  • Adanya fasilitas interaktif sosial media antar investor di halaman feed membuatnya juara dibanding gotrade dan passfolio. fitur sosial media ini rupa-rupanya dapat juga sebagai sarana menambah pundi pundi kantong uang dengan melamar menjadi Popular Investor (PI).
  • fitur copytrade dan copyportofolio yang menggiurkan bisa mencontek resep-resep jahanam investor sukses dunia.
  • jumlah saham (CFD saham) dan ETF dari berbagai negara nan lengkap (bahkan bagi investor yang concern dan mendambakan indahnya ekonomi umat dapat membeli Saudi Aramco untuk memakmurkan rakyat Saudi), 
  • pembelian aset saham hanya khusus di US, sisanya instrumen yang mirip saham namanya CFD, ya dari pengalaman  penulis sih sepanjang beli dengan leverage X1 ya diperlakukan layakanya saham dapat dividen  juga. 
  • ada kripto dan pair mata uang untuk traders.
  • akses dan tampilan web based dan mobile apps sama persis, ini yang penulis sukai, walaupun ada tips dan triknya untuk dapat mengakses etoro, akan dijelaskan kemudian di kejelekan.
Keburukan etoro sebagian sebagai berikut.
  • Etoro untuk rakyat Indonesia terafiliasi dengan etoro Australia, sehingga lisensinya juga menggunakan etoro Australia. Tadinya ada fasilitas transfer dan withdraw ke rekening lokal penduduk indonesia, namun nyatanya dicabut dan dihapuskan yang menyulitkan penulis karena harus berhubungan dengan bank Australia atau paypal indonesia yang lebih sederhana
  • Hal itu makin melengkapi sulitnya akses etoro yang harus menggunakan VPN atau kulak kulik dns google. Etoro sendiri dengan bangganya pernah email penulis agar menyarankan VPN gratisan saja yaitu VPN Cat (email macam apa pula ini). Kesulitan-kesulitan ini ditengarai timbul karena etoro adalah broker CFD laknat yang tidak teregistrasi di OJK dan Bapepti, mungkin menurut golongan pintar negeri ini broker ini illegal dan bagian dari investasi bodong. Akan tetapi, penulis meyakini broker ini legit, enak, empuk, dan hangat dikarenakan logika sederhana untuk apa pula harus terregistrasi di Indonesia padahal investasi yang dilakukan di luar negeri (Amerika Serikat dan 18 negara lainnya), kan lucu apakah OJK dan Bapepti lebih layak mengatur dari SEC atau FINRA.
  • Minimal deposit tidaklah bersahabat dengan investor kasta sudra macam penulis (minimal US $200 coy) dan yakin lah transaksi antar negara amatlah mahal dan ribet, kecuali memiliki Kartu Hutang/kertu kredit.
  • Tidak kalah lagi ditandaskan dengan adanya ketentuan minimal pembelian saham/CFD/ETF yaitu US $50, kripto US $25, yang lainnya penulis ngga hapal. Hal ini semakin memantapkan jika etoro diperuntukkan untuk kasta investor brahmana dan ksatria dengan modal jumawa.
  • Fitur sosial media malahan mengakibatkan hawa FOMO dan riuh percakapan yang menjadikan penulis sulit berkonsentrasi dan sering terbawa arus kesesatan.
  • Ngakunya gratis komisi, namun penulis yakin ini terjadi karena munculnya spread yang lumayan antara harga jual dan beli.

2. Gotrade

Gotrade adalah broker untuk jual beli saham AS yang bukan berasal dari indonesia, saya baca juga jika broker ini sudah terregistrasi di OJK-nya Amerika sana (lupa namanya). Penulis baru membuka akun gotrade pada Bulan Mei 2021, sehingga hubungan yang dirasakan belum cukup intens dan masih dalam taraf pengenalan etoro. Komposisi portofolio yang penulis buat untuk gotrade cukup mencengangkan juga sebagai berikut.

Alasan penulis memilih komposisi portofolio tersebut akan dijelaskan secara konyol dalam link berikut. Secara umum return yang diperoleh per Bulan Juli 2021, masih belum memuaskan, akan tetapi sedikit lebih tinggi dibanding akun etoro yaitu 21,07%.

Dapat dilihat dari gambar tersebut, keuntungan yang diperoleh selama tiga bulan (dari Mei s.d. Juli 2021) rupa-rupanya tidak cukup membanggakan dan masih kurang untuk dipakai berfoya-foya bagi penulis, namun nyatanya cukup apik untuk dipamerkan kepada kolega, rekan sejawat, dan pembaca blog ini. Kebaikan dan kekurangan gotrade menurut pandangan penulis sebagai berikut.

Kebaikan
  • user interface mudah dipahami  bahkan selevel anak kecil*) lulusan SD Negeri di daerah Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, penulis jamin bisa langsung jual/beli layaknya investor kampiun.
  • Hanya ada instrumen saham dan ETF di Amerika Serikat saja
  • jumlah saham dan ETF agak lengkap, amat disayangkan tidak selengkap etoro
  • Murah coy, dikarenakan pembelian minimal hanya $1 alias Rp14.500 (tentunya menyesuaikan kurs, asumsi kurs US $1 = Rp14.500,
  • ada fasilitas transfer dan withdraw ke rekening lokal penduduk indonesia seperi Bank Mandiri, BNI, dsb....

Kejelekan
  • Memang sepertinya khusus untuk investor saja,  jumlah transaksi di gotrade dibatasi
  • Gotrade adalah broker yang sombong. Sampai dengan artikel ini ditulis yaitu 29 Juli 2021, masih susah daftar Gotrade, seperti memilih-memilih pelanggan karena kita harus berburu token undangan.
  • Hanya dapat diakes melalui mobile apps, penulis sangat benci hal dengan ini, yang penulis inginkan adalah sesederhana bisa diakses senormal mungkin menggunakan web based. Penggunaan mobile apps di handphone membuat pengkastaan jenis investor menjadi semakin nyata saja. Perlu penduduk ketahui, jenis gawai yang penulis pergunakan dan miliki adalah Smartfren Andromax Prime F17A1H 4G LTE with WhatsApp capable  (ditulis lengkap biar keren tapi tetep aja sampah eh murah maksudnya) dan Iphone.  
3. Passfolio

ini bukan merupakan broker yang penulis sering dengar dari youtuber investor receh, sayangnya modal penulis sudah habis, sehingga belum bisa deposit sampe sekarang dan belum bisa mendalami fasilitas yang tersedia.

Keunggulan
  • user interface paling nggak niat, receh, dan culun
  • mendukung DRIP (Dividen Reinvestment), sayangngya harus berlangganan untuk akun pro saja yang cukup murah hanya US $ 5.
  • Pilihan saham ya cukup banyak tapi tidak sebanyak etoro
Kejelekan
Belum banyak dikulik karena belum ada uang untuk didepositkan, namun diyakini ribet dalam proses deposit dan withdraw

Penulis males mencari aplikasi di apps store karena versi handphone yang jadul, sehingga tampilan setting web based diyakini sebagai berikut (bisa dilihat ada menu DRIP dan Passfolio Pro)


Ini tampilan jika ingin jual/beli saham,  kalo ingin beli tinggal klik nama sahamnya terus pencet buy saja.



Kalo sudah di pencet, contohnya di bawah ini yaitu saham perusahaan 3M (Murah Meriah Muntah) cuman bercanda, nggak usah ditanggapi serius.  Bisa dilihat grafiknya memang hanya sesimpel itu saja, penulis yakin nyang ngakunya trader milenal dengan berbagai indikator akut macam perpotongan Moving Average, bollinger, stoch, bandarmology, dsb ataupun pemuja indikator menawan seperti Ichimoku Kinko Hyo hanya bisa mesam mesem tersenyum kecut melihat indahnya grafik berikut. Poin plusnya ini melatih penulis memahami ilmu paling basic daripada pola-pola candle dunia kapitalis saham.


Simpulan dan Saran

Simpulannya adalah Etoro rupa rupanya sudah menjadi broker terbaik dalam pikiran, hati, dan lisan penulis. Kemudian untuk pelajaran moral yang dapat dipetik dari kekhilafan penulis sebagai berikut.

  • jangan mudah terbuai dengan FOMO, 
  • selalu siapkan dana cadangan, dan money management atau kalo jual dan beli bertahap saja, tidak lah perlu terbuai keserakahan dengan all in seperti yang pernah dilakukan penulis, 
  • hindarilah keserakahan dengan banyak-banyak mengaji dan beramal baik. 
  • Jikalau pembaca nyangkut maka banyak-banyaklah mengobrol dengan orang soleh yang masih memiliki kemurnian hati dan pikiran. 
  • Jikalau pembaca belum nyangkut, maka liatlah dan dengarkan cerita dari para kaum-kaum nyangkut teraniaya, niscaya akan meningkatkan kejumawaan dan percaya diri sebagai bahan introspeksi diri.

Saran dari saya untuk para rakyat Indonesia yang baru ingin berkecimpung atau hampir tenggelam tersedak di kolam laknat saham dan kripto sebagai berikut.

  • Dari pembahasan  nan suram di atas, dapat disimpulkan jika rakyat-rakyat sekalian ingin berkecimpung di dunia investasi luar negeri, diperlukan pemikiran yang panjang saat jual/beli, hindarilah FOMO dan FA (Bukan Fundamental tapi Feeling Analysis), jangan lupa pergunakan TA (Technical tapi kayaknya susah, lha wong grafiknya cupu). 
  • Untuk sekedar buka akun, ya langsung buka saja tanpa berpikir pendek, berpikir panjanglah pada saat deposit dan pilihan saham/ETF/kripto
  • Tentukan pilihan akun pada broker yang paling bersahabat dengan ukuran kantong dan kapasitas otak,
  • Siapkan isi kantong sesuai pilihan broker kamu dan jangan lupa banyak berdoa dan bersedakah semoga pilihan kamu diberkahi alam semesta.
  • Terakhir, pilih sahan/ETF/kripto yang sesuai dan benar-benar menunjukkan jati diri kamu
Akhir kata, biar keren kayak youtuber-youtuber saham, maka disclaimer tulisan ini adalah penulis tidak bertanggung jawab atas pilihan broker dan saham pembaca. Semua keuntungan dan kerugian daripada transaksi yang dilakukan adalah tanggung jawab jari-jari pembaca sekalian. Penulis hanya ingin memberikan pengalaman dari sudut pandang penulis saja, agar dapat direnungkan dan dimaknai dengan bijak. 

Sebagai informasi tambahan bagi pembaca yang masih haus akan hiburan, memimpikan dengan gamblang isi portofolio penulis secara lengkap tanpa sensor, update, dan perhitungan-perhitungan teknis nan mantap untuk rencana jual dan beli yang penulis fikirkan di masa mendatang sepertinya dapat dilihat pada akun trakteer.id/harjoko yang saat ini untungnya masih males penulis buat. Terima kasih.

Keterangan
*) dengan syarat tambahan Si anak TK dan anak SD-nya belajar bahasa inggeris dengan nilai minimal TOEFL 450



Komentar

Artikel Populer Lainnya

Reviu Investasi Saham di Amerika dengan Gotrade - Portofolio Harjoko per September 2021

Pengalaman Review Investasi TokoCrypto - Portofolio Harjoko per September 2021

Apakah Tokocrypto Illegal di Indonesia? Apa Kelebihan dan Kelemahan Tokocrypto?

Reviu Investasi Bizhare - Studi Kasus Alfamidi Boulevard & Portofolio Harjoko per September 2021

Pengalaman Investasi LandX - Bedah Porto Andika Sutoro Putra & Portofolio Harjoko per September 2021

Reviu Investasi Saham Luar Negeri dengan Etoro - Portofolio Harjoko per September 2021

Apakah Gotrade Penipu? Layak dinyatakan illegal? dan bagian dari investasi bodong?

Cuan Maksimal dengan Investasi di Bizhare - Pengalaman Investor Receh & Studi Kasus Alfamidi KH Mas Mansyur Surabaya